Desa Bulang, Sidoarjo. Suasana pagi di PAUD dan TK Desa Bulang terasa berbeda pada Rabu itu. Sejak pukul 07.30, halaman sekolah yang biasanya hanya dipenuhi suara riang anak-anak mendadak berubah menjadi ruang belajar penuh warna. Puluhan siswa kecil, ditemani guru dan relawan Jelajah Selindu, mengikuti kegiatan Kids Career with Relima – Perpusnas RI dengan antusias yang sulit disembunyikan.
Di balik rundown yang sederhana, pembukaan, mewarnai cita-cita, membaca Bahan Bacaan Bermutu (BBB), hingga permainan edukasi tersimpan momen-momen kecil yang menghangatkan hati. Ada anak yang tersenyum lebar saat berhasil mewarnai gambar dokter impiannya, ada pula yang tampak malu-malu saat diminta menebak profesi, namun akhirnya berani maju setelah disemangati teman-temannya.
Kegiatan ini memang dirancang agar anak belajar tanpa merasa sedang belajar. Dengan metode visual, permainan, dan interaksi langsung, anak-anak diajak mengenal berbagai profesi sambil membaca cerita bergambar. Para relawan Relima – Perpusnas RI memperkenalkan buku-buku ramah anak, memperlihatkan bagaimana membaca dapat menjadi kegiatan yang hangat, dekat, dan menyenangkan.
“Anak-anak terlihat sangat gembira dan aktif, ” ujar salah satu relawan. “Mereka bukan hanya mewarnai dan membaca, tetapi juga belajar mengenal profesi dengan cara yang menyenangkan.”
Bagi guru PAUD dan TK Desa Bulang, kegiatan ini memberikan warna baru dalam proses pengajaran. Mereka menilai pendekatan bermain sambil belajar sangat cocok untuk anak usia dini, karena mengasah motorik, imajinasi, sekaligus keberanian anak untuk berinteraksi.
Ketua Forum TBM Kabupaten Sidoarjo, Fitri Setyo Ariani, melihat kegiatan ini sebagai fondasi penting bagi ekosistem literasi desa. Menurutnya, literasi yang efektif tidak selalu lahir dari program besar, tetapi dari pertemuan kecil yang membangun keakraban.
“Kegiatan seperti ini memiliki dampak signifikan dan pendekatan strategis. Anak, orang tua, dan masyarakat langsung merasakan manfaatnya. Ada kedekatan emosional yang terbentuk ketika pegiat literasi hadir dan berinteraksi langsung, ” ungkap Fitri.
Ia juga memberikan pesan kepada para pegiat literasi muda, “Terus membangun semangat berkelanjutan, meluaskan kolaborasi, menjaga konsistensi, dan terus menginspirasi masyarakat lokal. Salam literasi.”
Kids Career with Relima – Perpusnas RI bukan hanya rangkaian aktivitas belajar, tetapi jembatan yang menghubungkan anak-anak dengan impian mereka. Setiap gambar yang mereka warnai, setiap buku yang mereka buka, dan setiap permainan yang mereka ikuti adalah langkah kecil menuju kepercayaan diri dan kecintaan pada literasi.
Tim Jelajah Selindu berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara rutin, menjadi bagian dari gerakan literasi berkelanjutan di Desa Bulang. Sebab dari desa, tumbuh harapan dan harapan itu dimulai dari mengenalkan anak pada dunia yang lebih luas melalui cerita, warna, dan tawa.