Tradisi Egek di Malaumkarta

Bagaimana menjelaskan perubahan iklim kepada anak tanpa terasa rumit?

Mulailah dari hal yang dekat: panas yang makin terik, hujan yang tak menentu, atau perubahan di sekitar mereka. Dari situ, anak belajar memahami bahwa alam sedang bercerita.

📚 Kumpulan 32 buku nonfiksi anak ini hadir sebagai jembatan.

Disusun oleh Yayasan Literasi Anak dan Program INOVASI, buku-buku ini mengenalkan perubahan iklim lewat cerita faktual yang sederhana, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan anak di Indonesia.

Anak diajak melihat hubungan antara alam, budaya, dan kebiasaan hidup dari cuaca, hutan, hingga pangan lokal tanpa merasa digurui. Mereka diajak bertanya, berpikir, dan peduli. Karena literasi terbaik bukan sekadar membuat anak tahu, tapi menumbuhkan rasa ingin tahu.

📖 Silakan pilih dan unduh buku yang ingin dibaca.

Bisa dibaca mandiri atau jadi bahan diskusi hangat bersama orang tua, guru, dan pendamping belajar. Dari satu cerita sederhana, bisa tumbuh kepedulian besar untuk bumi.

Bagikan